Langsung ke konten utama

 

Nama              : Uswatun Hasanah

NIM                 : 01223060

Email               : uswafeb@gmail.com

Kelas                : Manajemen C

Matkul             : Pengantar Ekonomi

 

JAWABAN UTS

 

1.      Salah satu titik awal kelahiran ilmu ekonomi makro adalah adanya permasalahan ekonomi jangka pendek yang tidak dapat diatasi oleh teori ekonomi klasik. Masalah jangka pendek ekonomi tersebut yaitu inflasi dan pengangguran.

 

2.      Dikotomi klasik dapat mempengaruhi analisis pada aktivitas ekonomi suatu negara,

termasuk dalam kebijakan ekonomi yang digunakan untuk menstabilkan perekonomian hal ini dikarenakab dikotomi Klasik merupakan konsep klasik yang penting dalam ilmu ekonomi karena membantu memahami cara kerja perekonomian. Dinyatakan bahwa perubahan jumlah uang beredar tidak mempengaruhi variabel riil dan sebaliknya. Artinya bank sentral dapat menggunakan kebijakan moneter untuk mempengaruhi jumlah uang beredar tanpa mempengaruhi variabel riil dalam perekonomian. Hal ini penting karena, secara teori, hal ini memungkinkan pembuat kebijakan mengendalikan inflasi tanpa mempengaruhi output, lapangan kerja, dan harga.

 

3.      pendapatan per kapita dianggap tidak mencukupi karena gagal memperhitungkan aspek-aspek penting ekonomi, gagal untuk mencakup berbagai fitur kehidupan non-ekonomi, dan mengabaikan keberlanjutan

 

4.      Koefisien Gini adalah salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur tingkat ketimpangan pendapatan atau distribusi pendapatan di suatu negara. Rentang nilai Koefisien Gini adalah antara 0 hingga 1, di mana semakin dekat nilai ke 1 menunjukkan tingkat ketimpangan yang lebih tinggi.

 

Jika Koefisien Gini Indonesia menunjukkan angka 0,31-0,41 pada tahun 2018, artinya angka tersebut mengindikasikan adanya ketimpangan dalam distribusi pendapatan di negara tersebut. Meskipun tidak memberikan gambaran lengkap tentang tingkat kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan, Koefisien Gini yang lebih tinggi menggambarkan adanya kesenjangan pendapatan yang lebih besar antara kelompok masyarakat.

 

Namun, penting untuk dicatat bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh tingkat ketimpangan pendapatan, tetapi juga oleh faktor-faktor lain seperti akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, lapangan kerja, dan perlindungan sosial. Oleh karena itu, angka Koefisien Gini saja tidak dapat memberikan gambaran lengkap tentang tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Evaluasi yang lebih komprehensif dan data yang lebih luas perlu dipertimbangkan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang situasi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

 


5.      a. Naik turunnya kurs Dollar terhadap rupiah (ekonomi makro jangka pendek).

b. Ketimpangan neraca pembayaran Indonesia (ekonomi makro jangka pendek).

 

c. Kenaikan harga pangan dan BBM yang mengakibatkan kenaikan pada laju inflasi

(ekonomi makro jangka pendek).

d. Kegagalan program Keluarga Berencana yang mengakibatkan tingginya pertumbuhan

penduduk di tahun-tahun berikutnya (ekonomi makro jangka panjang).

 

6.      fungsi konsumsi C=a+bY, dan fungsi tabung S=-a+sY

 

Saat masih menganggur berarti Y = 0 , sehingga C = a + 0 Jadi a = 150.000

Saat Y = 400.0pp, S = 50.000

 

Jadi, S=-a+sY

50.000-150.000 + s x 400.000

400.000s = 200.000

 s = 0.5

 

Saat Y = 500.000

S=-a+sY

S=-150.000 + 0.5x500.000

S = - 150.000 + 250.000

S = 100.000

 

 

7.      S = -200.000 + 0,5 Y

S = -200.000 + 0,5 (200.000)

S = -200.000 + 100.000

S =-100.000

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

 NAMA : USWATUN HASANAH NIM :  01223060 MATA KULIAH : ETIKA BISNIS KELAS : MANAJEMEN (C) 1. Pelanggaran Perlindungan Konsumen khusus pada platform digital Kasus TANGGUNG JAWAB TOKOPEDIA TERHADAP KEBOCORAN DATA PRIBADI KONSUMEN E-commerce dapat diartikan sebagai aktivitas komersial online yang berfokus pada pertukaran komoditas (barang atau jasa) dengan sarana elektronik, internet khususnya . Ecommerce begitu diminati masyarakat adalah karena pada sistem e-commerce penjual (seller) tidak diharuskan bertemu secara langsung (face to face) dengan konsumen atau pembeli (buyer). Transaksi bisa tercapai melalui surat-menyurat elektronik (electronic email), telekopi, dan lain-lain. Pembayaran juga dilakukan menggunakan perantara internet yang mana sistem seperti ini dinilai lebih efisien Sejatinya hukum di Indonesia masih belum memberikan kepastian dan perlindungan privasi dan data pribadi kepada konsumen, karena Indonesia sampai saat ini belum memiliki instrumen hukum ya...